-
Penceritaan Aborsi: Berbagi Pengalaman, Berbagai Pengetahuan, Berbagi Kekuatan
Dalam beberapa tahun ke belakang, penceritaan pengalaman aborsi berkembang menjadi salah satu strategi yang banyak digunakan dalam gerakan keadilan reproduksi. Melalui pengalaman-pengalaman pribadi, orang-orang berupaya menantang stigma, membangun empati, dan menghadirkan realitas tentang aborsi yang selama ini sering disederhanakan atau disembunyikan. Seiring perkembangan teknologi, praktik ini tidak lagi terbatas pada…
-
Selangkah Maju: Perkembangan Baik Akses Aborsi di 5 Negara
Belakangan, kabar buruk datang silih berganti seperti tak ada habisnya, termasuk ketika berbicara tentang aborsi. Perhatian kita sering tertuju pada negara-negara yang mengkriminalisasi aborsi, membatasi atau bahkan menghilangkan akses sepenuhnya. Padahal, di saat yang sama beberapa negara juga sedang bergerak maju, memperkuat akses ke layanan aborsi aman dengan berbagai cara.
-
Melampaui Ruang Bersalin: Memaknai Peran Bidan Secara Utuh dalam Layanan Kesehatan Seksual dan Reproduksi
Bidan telah sejak lama menjadi tenaga kesehatan yang paling dekat dengan perempuan, bahkan kerap jadi yang pertama dijangkau saat terjadi kekerasan seksual atau kehamilan tidak direncanakan. Di Indonesia, bidan menjadi garda terdepan layanan kesehatan seksual dan reproduksi yang selalu hadir di pusat-pusat layanan kesehatan primer, terutama di berbagai daerah dengan…
-
Bulan Kebanggaan: Merayakan Diri, Merayakan Hak Atas Aborsi
Narasi heteronormatif telah membuat isu aborsi kerap diposisikan sebagai persoalan perempuan cisgender heteroseksual semata. Akibatnya, gerakan dan dukungan terhadap akses aborsi lebih sering terpusat pada perempuan cisgender heteroseksual, seolah-olah kelompok ini adalah satu-satunya yang terdampak. Padahal dalam diskursus keadilan reproduksi, aborsi saling berkelindan dengan isu keragaman gender dan seksualitas, …
-
Keadilan Reproduksi Juga Milik Buruh: Antara Otonomi Tubuh dan Kerja Layak
Keadilan reproduksi menempatkan hak atas tubuh dan keputusan reproduksi sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari kondisi sosial, ekonomi, dan lingkungan hidup seseorang. Namun bagi banyak buruh perempuan, ketimpangan kerja, upah rendah, target produksi yang tinggi, kekerasan seksual di tempat kerja, hingga pembatasan terhadap kehamilan terus merampas kendali atas tubuh dan…
-
Mewarisi Emansipasi Kartini: Dari Akses Pendidikan ke Akses Kesehatan yang Adil dan Setara
Di balik citranya sebagai pelopor emansipasi, ada kenyataan pilu tentang terbatasnya akses kesehatan seksual dan reproduksi yang merenggut nyawa Kartini di usia 25 tahun. Puluhan tahun berselang, sayangnya kondisi layanan kesehatan untuk perempuan di Indonesia belum banyak berubah.
-
Sensor Online Mengancam Penyebaran Informasi dan Perluasan Akses Aborsi Aman
Kembali mundur ke 2022, saat Roe v. Wade dibatalkan dan akses aborsi tidak lagi dijamin dalam hukum federal Amerika Serikat. Keputusan ini mengembalikan pengaturan akses aborsi ke masing-masing negara bagian yang juga berarti pembatasan akses aborsi menjadi semakin ketat. Beberapa negara bagian bahkan segera memberlakukan pelarangan total.
-
Dari KUHP Sampai Permenkes: Ruwetnya Sistem Layanan Kesehatan dan Akses Aborsi Aman dalam Regulasi di Indonesia
Pengesahan Permenkes Nomor 2 Tahun 2025 pada Februari lalu menjadi pukulan mundur atas perjuangan pemenuhan akses hak kesehatan seksual dan reproduksi (HKSR) di Indonesia. Pasalnya, substansi yang termuat dalam regulasi tersebut masih sangat diskriminatif dan tidak menunjukkan keberpihakan pada perlindungan kelompok rentan, menghilangkan otonomi tubuh individu, serta menghalangi korban untuk…
-
Global Gag Rule dan Kiat-Kiat Melawan Restriksi Aborsi
Kembalinya Trump berarti kembali pula berbagai kebijakan yang mengancam hak atas aborsi, baik di wilayah Amerika Serikat maupun secara global. Salah satu kebijakan yang sejak awal diprediksi akan diterapkan kembali adalah Global Gag Rule, aturan yang melarang promosi, advokasi, dan penyediaan layanan aborsi aman bagi semua organisasi global penerima dana…
